Toko Madura Online menyediakan kebutuhan makanan, produk, souvenir lain yang unik dari madura.
Toko Madura Online Juga menerima pesanan anda dan kami siap menyediakannya untuk anda.
TKI Ilegal Terus Membengkak
Tiap Minggu Ada TKI di Deportasi
SUMENEP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sepertinya harus bergerak cepat menangani masalah TKI. Sebab, sampai sejauh ini TKI ilegal yang dideportasi terus bertambah.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumenep Madani menjelaskan, informasi tentang TKI diterima dari Balai Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BP2TKI). Dari informasi yang disampaikan BP2TKI, katanya, ditemukan sejumlah TKI yang memiliki identitas asal Sumenep.
Mereka, menurut Madani, kebanyakan berada di Malaysia dan sebagian Hongkong. Sayangnya, disnakertrans sendiri tidak mempunyai data para TKI yang bekerja ke negara tersebut. Diperkirakan jumlah TKI yang bekerja dengan identitas ilegal mencapai 400 orang.
Madani menegaskan, alasan tidak adanya data valid para TKI tersebut karena jalur yang mereka tempuh tidak resmi. Sehingga, pemerintah sendiri merasa kesulitan memberikan pembelaan ketika ada kejadian yang menimpa para TKI. Dia mencontohkan, beberapa bulan lalu ada TKI yang diduga telah dianiaya.
Tetapi, karena para TKI itu berangkat dengan cara ilegal, tidak ada payung hukum bagi mereka. Sehingga, pemkab hanya bisa memberikan pengarahan. Selain itu, mereka juga hanya diberikan uang transportasi untuk pulang.
Disnakertrans sendiri terus melakukan pendekatan kepada kalangan masyarakat. Baik dengan tujuan sosialisasi undang - undang transmigrasi maupun ajakan mematuhi hukum. Meski, kenyataannya TKI ilegal terus bertambah.
Bertambahnya jumlah TKI ilegal tersebut terbukti dari banyaknya yang dideportasi. Madani menjelaskan, kemain ada 4 TKI lagi yang dipulangkan dari Malaysia. Sehingga, kedatangan 4 orang itu menambah jumlah TKI yang dipulangkan. “Hanya ada satu jalan, masyarakat harus sadar jalan ilegal itu tidak baik,” tandasnya.
Sekadar informasi, terhitung sejak awal Januari hingga awal Juni 2009, TKI yang dipulangkan mencapai 134 orang. Rinciannya, Januari 23 orang, Februari 17 orang, Maret 11 orang, April 19 orang dan Mei 54 orang dan awal Juni 14 orang. (tur/zid/rd)
Sumber : Jawa Pos
Related Posts: