Toko Madura Online menyediakan kebutuhan makanan, produk, souvenir lain yang unik dari madura.
Toko Madura Online Juga menerima pesanan anda dan kami siap menyediakannya untuk anda.
BANGKALAN-Universitas Trunojoyo (Unijoyo) mengadakan pertemuan dengan 4 rektor dari perguruan tinggi (PT) di Madura. Maksud pertemuan itu untuk mengantisipasi kekurangan personel selama pengawasan ujian nasional (unas) SMA dan MA bulan April mendatang. Empat rektor tersebut mewakili kabupaten masing-masing, yaitu rektor STKIP PGRI Bangkalan, STIKIP PGRI Sampang, Unira Pamekasan dan rektor Universitas Wiraraja dari Sumenep.
Pembantu Rektor I Unijoyo sekaligus koordinator pengawas dari PT , Bambang Sabariman mengatakan, selain membicarakan masalah personel, pertemuan itu juga membahas segala hal terkait pengawasan unas di Madura. “Yang jelas kita (Unijoyo, Red) ditunjuk menjadi koordinator yang membawahi sedikitnya 4 kabupaten di Madura. Rata-rata setiap PT negeri di Jatim diberi tanggung jawab 4 sampai 5 kabupaten,” terangnya.
Mengenai personel yang dibutuhkan, Unijoyo sedikitnya harus menyediakan 290 orang pengawas. Jumlah tersebut diperoleh dari jumlah sekolah dikalikan banyaknya pengawas dari PT. “Sekolah yang akan kami awasi nanti sebanyak 145. Masing-masing sekolah pengawasnya 2 orang. Jadi paling sedikit kita harus punya personel sekitar 300 orang,” jelas Bambang, panggilan akrabnya.
“Persiapan mantapnya akan kami laksanakan setelah hari Rabu (hari ini, Red). Sebab, hari itu rektor harus bertemu dengan Dinas Pendidikan Jatim untuk koordinasi,” terangnya.
Untuk diketahui, sambungnya, pengawas dari PT hanya akan mengawasi sekolah penyelenggara SMA dan MA saja. Sementara SMK kemungkinan besar Unijoyo hanya akan mengerahkan tim pemantau independennya (TPI).
Menurut Bambang, dari 145 sekolah itu ada beberapa sekolah di antaranya yang ada di wilayah kepulauan. Nah, untuk wilayah itu diserahkan pada kabupaten tempat kepulauan itu berlokasi. “Kalau di Sampang ya Sampang, begitu juga yang di Sumenep. Tapi, setiap kabupaten akan ada koordinator yang bertugas memantau berkeliling,” paparnya. (nra)
Sumber : Jawapos / Rabu, 11 Februari 2009
Related Posts: