Toko Madura Online menyediakan kebutuhan makanan, produk, souvenir lain yang unik dari madura.
Toko Madura Online Juga menerima pesanan anda dan kami siap menyediakannya untuk anda.
Bisakah Anda membedakan Soto Madura dengan Soto Lamongan ketika membeli kedua jenis soto ini di Surabaya?
Dijamin, tidak ada perbedaan…
Para penjual Soto Madura, jangan marah ya…
Begitu juga dengan penjual Soto Lamongan…
Biarkan saya menjelaskan sedikit argumen saya.
Kuah Soto Madura di Surabaya warnanya kuning kunyit, khan?
Kuah Soto Lamongan di Surabaya juga kuning kunyit, khan?
Kalau daging sih, sama saja toch…?
Ada sedikit beda sih, pada penggunaan koya (serbuk). Soto Madura yang dijual di Surabaya tidak pakai koya. Tapi Soto Lamongan menggunakan koya. Tapi soal rasa dan tampilan? Lagi-lagi samaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.
Inilah keresahan saya, apakah orang Lamongan dan Madura yang jualan soto di Surabaya tidak bisa membuat differesiasi? Jadi konsumen tidak dapat segera mengenali keunikan masing-masing sajian tersebut.
Soto Madura Umi Maisun
Pusaka kuliner yang memulai sejarahnya di Bangkalan-Madura ini dapat Anda sebut perbedaannya dengan mudah bila dibandingkan dua jenis soto di atas. Kuahnya agak kemerahan sebab ada paduan cabai besar, dicampur lagi dengan bawang goreng maka tambah nikmatlah sajian ini.
Tampilan soto ini memang tampilan umum soto di daerah Bangkalan sehingga ini menjadi pembeda dengan sajian kuliner ala urban tadi.
Soto Sabrang
Soto khas daerah Sumenep-Madura ini juga menampilkan sosok yang unik pula untuk menonjolkan diri diantara sekian soto yang beredar di Surabaya. Sabrang adalah bahasa Madura yang mengacu pada singkong (dalam bahasa Indonesia).
Ya, ada kehadiran singkong dan kacang hijau dalam kuah varietas soto yang satu ini… Mengenai bumbu, hampir samalah dengan soto yang lain. Namun yang harus dicatat differensiasi yang ditonjolkan pada kehadiran singkong dan kacang hijau dalam kuahnya.
Anda bisa menemui dan memburunya di Sumenep. So, met berburu
(http://nasiserpang.blogspot.com)
Related Posts:
uyung
said on Saturday, July 4, 2009, 17:42
Posted from
Indonesia
Mozilla Firefox 3.5 on
Windows NT
Using
saya tidak sependapat dengan tulisan anda karena mempersamakan soto lamongan dan soto madura,baik dari segi rasa, tampilan apalagi bahan dan cara masaknya. saya tahu secara detail bagaimana cara memasak soto lamongan yang bahannya salah satu bumbunya pasti terdapat ikan bandeng atau udang yang merupakan bumbu (bukan poyahnya). sedangkan soto madura masaknya biasanya memakai pengapian dari kayu yang harus dimasak dalam kuali yang bahannya dari tanah liat. dari sisi yang disajikan juga beda soto lamongan disajikan dengan suwiran ayam, soto madura dengan daging sapi. kalau dari tampilan sama,mungkin soto ayam lamongan, soto madura,coto makasar, ataupun gule saya rasa tampilan sama aja.
wawan
said on Thursday, October 22, 2009, 10:41
Posted from
Indonesia
Opera 9.80 on
Windows XP
Using
saya kurang sependapat dengan tulisan anda, saya memang asli lamongan tapi yang anda utarakan tentang diferensiasi kuliner soto lamongan dan soto madura tidak ada, menurut pendapat saya semua daerah memiliki kuliner yang khas dan berbeda, bahkan antara penjual satu dan lainnya memiliki diferensiasi, kuliner bukan lukisan bukan pula patung yang hanya kita nikmati dengan indra visual atau rasa saja, tapi melibatkan semua indera, maka dari itu kuliner lebih memberikan pengalaman yang tak mungkin bisa dilupakan, disinilah letak perbedaanya saat anda menikmati soto lamongan A dan soto lamongan B anda dapat membedakan kesannya bukan rasanya semata, atau anda menikmati soto lamongan dan soto madura kesan yang anda dapatkan pastilah berbeda antara penjual A dan B atau penjual soto lamongan dan soto madura.
Rasa bersifat subyektif dan tidak dapat diukur tapi kesan dapatlah diukur sehingga kesan yang ditimbulkan setelah menikmati kuliner dapat diteliti sebagai riset/penelitian ilmiah.
Perlu anda ketahui soto lamongan banyak ragamnya ada soto lamongan daerah pesisir (brondong,paciran dan solokuro) memiliki kuah yang lebih bening dan disajikan dalam piring dan disertakan krupuk udang sebagai pengganti koya, sedang soto lamongan tengah/sepanjang alirang bengawan solo lebih terkenal di luar lamongan memiliki kuah yang kuning dan ditaburi koya dan disajikan dalam mangkuk.
Soto madura pun banyak saya emang kurang eksplorasi kuliner soto madura tapi yang pernah saya tau soto bangkalan disajikan dengan singkong bukan nasi, inilah letak diferensiasinya, diferensiasi bisa dalam rasa, cara/proses memasak, suasana tempat maupun resep dan bahan pilihan yang dipakai.
cahya agung
said on Tuesday, April 20, 2010, 11:36
Posted from
Indonesia
Mozilla Firefox 3.6.3 on
Windows XP
Using
Bagi anda yang mempunyai usaha dibidang masakan/minuman yang berhubungan dangan Kompor Gas LPG Tekanan Tinggi (High Pressure) kami siap membantu sesuai dengan kebutuhan anda. Silahkan buka web-site : http://www.fufametal.com. Terima Kasih.