Indonesian English Arabic
Sunday, 5 September 2010
Google
Web
kabarMadura
KabarMadura.Com » Wisata » Ratu Ibu Sampang

Ratu Ibu Sampang

Posted by KabarMadura.Com On Saturday, 21 March 2009 19:01 WIB
This news item was posted in Wisata category and has 9 Comments so far.

Toko Madura Online menyediakan kebutuhan makanan, produk, souvenir lain yang unik dari madura.
Toko Madura Online Juga menerima pesanan anda dan kami siap menyediakannya untuk anda.

Ratu Ibu Bangkalan MaduraMemasuki areal situs komplek pemakamam Ratu Ibu yang terletak di Kampung Madegan, Kelurahan Polagan, Kec. Sampang Kota, siapa pun pasti tidak akan pernah menyangka bahwa tempat itu merupakan cikal bakal berdirinya kerajaan Sampang. Pasalnya, kondisi situs itu sangat memprihatinkan. Sejumlah benda peninggalan sejarah sudah banyak yang tidak utuh lagi.

Untuk menuju komplek makam terdapat sebuah bangunan gapura, sebagai pintu masuk kompleks pemakaman para raja, serta makam Ratu Ibu yang sangat dikeramatkan oleh warga setempat. Ironisnya, dinding gapura yang terbuat dari batu itu warnanya terlihat suram dan hampir roboh tergerus zaman.

Demikian pula nasib cungkup makam Ratu Ibu, serta makam yang lain, tampak sekali tidak mendapat perawatan. Batu nisannya sudah tidak berbentuk lagi, bahkan sebagian telah hilang. Itu sangat menyulitkan bagi siapa pun untuk mengetahui nama-nama jazad yang terdapat dalam batu nisan tersebut.

Namun, sayangnya, selama ini tidak ada upaya dari Pemkab Sampang untuk melestarikan cagar budaya yang masih tersisa itu. Padahal, menurut data arkeologi dan pakar sejarah, pada daun pintu gapura paduraksa yang berada di komplek makam Ratu Ibu itu terdapat relief berupa seekor naga yang terpanah tembus sampai ekornya.

Relief tersebut dinyatakan sebagai sangkala memet yang berbunyi naga kapanah titis ing midi. Itu berarti tahun 1546 caka (1624 masehi). Berdasarkan catatan sejarah, 1624 masehi merupakan peristiwa pengangkatan Raden Praseno sebagai raja Madura dengan gelar pangeran Cakraningrat I yang berkedudukan di kampung Madegan tersebut.

Raden Praseno adalah anak dari Ratu Ibu dengan Pangeran Tengah yang gugur dalam peperangan ketika Praseno masih kecil. Pangeran Tengah adalah anak dari Panembahan Lemah Duwur, seorang raja yang berjasa meletakkan dasar-dasar kepemimpinan Islam di Madura, khususnya di Kabupaten Sampang.

Dialah pendiri Masjid Madegan, satu-satunya bangunan di situs tersebut yang sampai saat ini masih terawat dengan baik. Masjid yang kabarnya tertua di Sampang itu memiliki keunikan, yaitu 4 tiang penyangga bangunan semuanya miring ke kiri. Meski warga setempat sudah bebebapa kali memperbaiki letak pilar penyangga yang terbuat dari kayu jati tersebut, tetapi tetap saja kembali dalam posisi semula.

“Karena masyarakat mempercayai akan kekeramatan masjid tua itu, sehingga tempat tersebut sering dijadikan sebagai ritual sumpah pocong. Pengunjung yang datang tidak hanya warga setempat, tapi dari luar Sampang bahkan luar Madura sering melakukan sumpah. Jika salah satu pihak yang bersengketa ternyata bersalah, kalau yakin akan meninggal atau bakal menemui musibah,” tutur Muhni, warga setempat.

Kini, di era kepemimpinan Bupati Noer Tjahja, bangunan yang mempunyai nilai sejarah itu, akan dipugar dan diperbaiki. Rencananya, situ situ akan dikembangkan sebagai salah satu ikon yang akan menarik minat wisatawan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata. Namun, rencana tersebut tidak bisa terealisasi karena tim panggar legislatif tidak setuju dengan pemugaran situs itu. (Achmad Hairuddin)

Sumber: Surabaya Post, Senin, 16 Februari 2009

Bookmark and Share

Related Posts:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1 out of 5)
Print This Post Print This Post
You can leave a response, or trackback from your own site.

9 Comments to “Ratu Ibu Sampang

  1. 1

    shang_7
    said on Saturday, April 4, 2009, 8:07

    Posted from Indonesia Indonesia
    Using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows XP

    :) thanks for attention saudaraku

  2. 2

    Elan Tawangalun
    said on Monday, April 6, 2009, 12:12

    Posted from Indonesia Indonesia
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.8 on Windows Windows XP

    Aneh kalau Pemda Sampang tidak mau melestarikan Kompleks Pasarean Tjkraningrat ini. Pemda Surabaya telah menetapkan komplek Pasarean Botoputih yang terletak di seberang Komplek Pasarean dan Masjid Sunan Ampel sebagai cagar budaya. Pasarean Botoputih merupakan makam dari keturunan Cakaraningkat yang berkaitan juga dengan komplek pasarean Pangeran Samber Nyowo di Sedayu Lawas yang dikeramatkan penduduk setempat yang juga berkaitan dengan pasarean Sunan Giri di Gersik . Jika ada yang berminat, di Pasarean Botoputih mungkin masih ada silsilh lengkap perihal uraian diatas. Bahkan jika ditarik lebih jauh akan sampai pada Brawijaya IV, raja terakhir Majapahit
    Mudah2an Pemda Sampang memehami arti situs sejarah Pasarean Aer Mata Ibu di Sampang tersebut.

  3. 3

    handoko
    said on Tuesday, April 21, 2009, 9:56

    Posted from Indonesia Indonesia
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0 on Windows Windows XP

    Saya adalah masyarakat Sampang, yang ikut perduli pada sejarah, apalagi di kota sampang, karena ketika kita melupakan sejarah, maka kita juga akan terlupakan oleh sejarah.
    Oke semua masyarakat sampang terutamanya…..!!!

  4. 4

    Pasarean Aer Mata Ibu di Sampang tersebut.
    said on Wednesday, April 22, 2009, 19:13

    Posted from Indonesia Indonesia
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.8 on Windows Windows XP

    Pasarean Aer Mata Ibu di (Sampang) tersebut.. saya sendiri pemuda asli desa aer mata ibu dan seingat saya tempat itu terletak di Kabupaten Bangkalan .kecamatan Aros baya maaf tolong di chek kembali dengan cermat .klo masalah pelestarian situs sejarah saya sebagai putra madura turut prihatin atas pemda Bangkalan yang tidak mau melihat mungkin kesana pun jarang .untuk itu saya mohon partisipasi anak muda Madura trutama KAB.bangkalan untuk sama2 kita bangun Dunia Wisata.karena saya yakin di MADURA banyak sekali situs prasejarah dan wisata yg masih belom ter ekpos .dan saya mengcapkan trimakasih yg sudah mengekpos DESA.aermata(BUDURAN) ini. Salam Semangat slalu Buat Pemuda MADURA

  5. 5

    sakera_1983
    said on Tuesday, April 28, 2009, 3:23

    Posted from Indonesia Indonesia
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.9 on Windows Windows XP

    ini lagi gambar nya kemana cerita nya kemana!!!!

  6. 6

    Abdul
    said on Tuesday, June 2, 2009, 12:30

    Posted from United States United States
    Using Opera Mini Opera Mini 9.60

    Sebenarnya dukungan dari pemkab sampang sangat dperlukan demi kelestarian situs bersejarah,tapi aneh seperti ditempat2 lain malah bangunan modern yang dperbanyak seperti mall ato supermarket,”sungguh terlalu” bila kita melupakan sejarah nenek moyang kita dan malah kita mengagung-agungkan bangunan abad modern

  7. 7

    arab muammar
    said on Friday, June 5, 2009, 19:13

    Posted from Indonesia Indonesia
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0 on Windows Windows XP

    tang bapak reng sampang……….
    hidup sampang……
    buat sampang lebih baik terus………
    sekelangkong sedejeh………..

  8. 8

    Mohamad Jusuf
    said on Thursday, August 13, 2009, 15:13

    Posted from Indonesia Indonesia
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0 on Windows Windows XP

    Mohon pihak legislatif Sampang mendukung ide Bupati Sampang, karena pada jaman Bung Karno ada semboyan “Jasmerah”(jangan melupakan sejarah). Apalagi ini cagar budaya.
    (Kaula oreng Sampang asli)

  9. 9

    Putra Sampang
    said on Tuesday, August 18, 2009, 3:53

    Posted from Saudi Arabia Saudi Arabia
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.5.2 on Windows Windows Vista

    Saudaraku Sekalian..,
    Tidak perlu memperdebat satu sama lain dan saling bedakan Ras yang terpenting marilah kita sama-sama merubah emage MADURA yang Positif.

    Salam,

    Putra Sampang.

Gravatar : You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar

Leave a Reply

Twitter Users
Enter your personal information in the form or sign in with your Twitter account by clicking the button below.


Comments links could be nofollow free
The Holy Qur'an :

© 2010 Media Informasi Wisata dan Komunitas Madura KabarMadura.Com | Media Informasi Wisata dan Komunitas Madura