Toko Madura Online menyediakan kebutuhan makanan, produk, souvenir lain yang unik dari madura.
Toko Madura Online Juga menerima pesanan anda dan kami siap menyediakannya untuk anda.
BANGKALAN - Persoalan ketersediaan pupuk kerap membelit petani. Khususnya saat memasuki musim tanam. Namun pihak terkait memastikan selama musim tanam kali ini wilayah Bangkalan aman dari kelangkaan pupuk.
Kepala Dinas Pertanian Pemkab Bangkalan melalui Kasi Saprodi dan Alsintan, Suhartatik katakan, persedian pupuk di Bangkalan masih cukup hingga dua bulan ke depan. “Stok pupuk kita cukup banyak. Kita pastikan bisa mencukupi kebutuhan para petani pada musim tanam kali ini,” ujarnya.
Suhartatik juga meminta para petani tidak khawatir terkait harga pupuk. Dia memastikan bahwa tidak ada perubahan pupuk dari sebelumnya. Pupuk pada musim tanam kali ini akan dilepas seharga Rp 60 ribu kepada petani. “Harga ini memang tidak akan berubah karena memang sudah ada SK yang mengaturnya. Jadi harga tahun kemarin dan sekarang tetap Rp 60 ribu per sak,” tegasnya.
Agar tak ada kecurangan pembelian atau monopoli pupuk, sudah dibentuk RDKK (rencana devinitif kebutuhan kelompok) pada sejumlah kelompok tani (poktan). Itu diakui pula sudah berjalan sejak tahun lalu.
Perempuan berkerudung ini juga menggarisbawahi pentingnya RDKK. Sebab dengan model ini akan diketahui secara jelas luas lahan dan total kebutuhan pupuk petani selama musim tanam.
Pada 2008 lalu, Suhartatik mengakui bahwa masih ada petani yang belum masuk dalam RDKK. Namun untuk tahun ini, dia memastikan itu tak akan terulang. Sebab pendataan anggota poktan sudah dilakukan secara merata. Walaupun hingga kemarin jumlah pastinya memang belum diketahui.
Diceritakan, dulu petani yang belum terdata dalam RDKK memang masih bisa memakai surat keterangan dari lurah untuk dapat membeli pupuk ke kios resmi. “Namun musim tanam kali ini itu sudah tak berlaku,” tegasnya. (c24/ed)
Sumber : Jawa Pos
Related Posts: