Toko Madura Online menyediakan kebutuhan makanan, produk, souvenir lain yang unik dari madura.
Toko Madura Online Juga menerima pesanan anda dan kami siap menyediakannya untuk anda.
Dua Tahun Pascakebakaran Tahun Saja
SUMENEP - Pembangunan Pasar Anom Baru Sumenep yang terbakar 2007 hingga kini belum juga digarap. Bahkan, informasinya gelar proyek belum dilakukan.
Padahal, pembangunan Pasar Anom Baru sudah menjadi kebutuhan mendesak. Sebab, para pedagang eks penghuni Pasar Anom yang terbakar banyak mengeluhkan sepinya pendapatan pascakebakaran.
Selain itu, rencana pembangunan Pasar Anom Baru sudah menjadi keputusan politik. DPRD sudah menyetujui rencana pembangunannya. Itu menyusul desakan dari eks penghuni Pasar Anom yang terbakar.
Keluhan - keluhan eks penghuni Pasar Anom yang kini menempati areal darurat itu semakin nyaring beberapa waktu terakhir. Selain disampaikan kepada DPRD, keluhan mereka juga disampaikan kepada sejumlah LSM.
Ketua LSM Sango Dayat kepada wartawan mengatakan, pihaknya banyak menerima keluhan dari eks penghuni Pasar Anom yang terbakar. Keluhan tersebut, antara lain terkait dengan menurunnya pendapatan di areal darurat yang disediakan sementara.
“Saya kira wajar saja mereka (eks penghuni Pasar Anom yang terbakar,Red,) mengeluh. Pendapatan mereka memang jauh menurun,” katanya kemarin siang.
Selain itu, sejumlah eks penghuni Pasar Anom yang terbakar mengeluhkan lambannya proses pembangunan. Padahal, jika dihitung dari peristiwa terbakarnya Pasar Anom sudah berlangsung cukup lama.
Untuk diketahui, sebagian kompleks Pasar Anom terbakar pada Oktober 2007 lalu. Kebakaran hebat terjadi di bagian barat kompleks pasar. Sejumlah toko dan kios dilalap si jago merah.
Berdasarkan data di pemkab, sedikitnya ada 88 eks pedagang di kompleks Pasar Anom yang terbakar. Mereka terdiri dari para pedagang dengan sejumlah kios dan toko. Kerugian akibat terbakarnya Pasar Anom mencapai miliarah rupiah ketika itu.
Dayat menambahkan, pemkab melalui pihak terkait seharusnya bekerja cepat. Sehingga, pembangunan Pasar Anom Baru bisa segera dilakukan. “Sampai sekarang belum ada kabar berarti. Padahal, DPRD sudah menyetujui anggarannnya,” tandasnya.
Semakin cepat pelaksanaan pembangunan Pasar Anom Baru dilakukan, sambungnya, akan semakin cepat membantu nasib eks penghuni pasar yang terbakar. “Selain itu, pembangunan pasar yang terbakar ini kan menunjukkan ketanggapan pemkab dalam merespon persoalan sosial kemasyarakatan,” pungkasnya.
Sementara itu, DPRD telah menyetujui dana pembangunan Pasar Anom Baru. Kini ada dana sebesar Rp 4 miliar yang akan dialokasikan. Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Sumenep Didik Untung S. belum bisa dikonfirmasi. Koran ini mencoba menghubunginya melalui pesan singkat karena yang bersangkutan sedang mengikuti pendidikan di Jakarta.
Dalam jawaban pesan singkat yang dikirim kepada koran ini, Didik meminta agar menghubungi Kabid Pendapatan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Sumenep MD Suparto. Sayangnya, yang bersangkutan belum bisa dikonfirmasi detail.
Kepada koran ini melalui pesan singkat Parto mengatakan, dalam waktu dekat pembangunan Pasar Anom Baru dilakukan. Pihaknya hanya menunggu persiapan dari panitia pengadaan barang dan jasa yang ditetapkan dengan SK Bupati.
Sebelumnya, kepada sejumlah wartawan Parto mengatakan, terlambatnya tahapan pembangunan pasar modern ini bersamaan adanya peraturan baru. Semua panitia harus bersertifikasi. Sehingga, tahap pertama ini masih berkutat pada proses perencanaan.
Parto menjelaskan, pihaknya sudah menerima SK Bupati mengenai panitia pembangunan Pasar Anon Baru, terkait panitia lelangnya. Namun, waktu penentuan pembangunan pasar anom baru belum ditentukan. (zid/mat)
Sumber : Jawa Pos
Related Posts:
fahmi
said on Friday, October 23, 2009, 15:36
Posted from
Indonesia
Safari 532.0 on
Mac OS X
Using
ya karena inilah madura gak maju2…..
syaiful amin
said on Tuesday, June 22, 2010, 12:08
Posted from
United States
Mozilla Firefox 3.0.19 on
Windows XP
Using
ada informasi kios kosong? berapa harganya…