Toko Madura Online menyediakan kebutuhan makanan, produk, souvenir lain yang unik dari madura.
Toko Madura Online Juga menerima pesanan anda dan kami siap menyediakannya untuk anda.
BANGKALAN, pulau-madura.com. Untuk mencegah serangan fajar
yang biasanya dilakukan oleh tim sukses dari masing-masing kandidat
menjelang pelaksanaan pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim putaran kedua,
4 November mendatang, panitia pengawas (Panwas) Bangkalan telah
membentuk tim khusus.
Nantinya, tim khusus yang terdiri dari kepolisian dan masyarakat
setempat itu akan mengawasi semua gerak-gerik warga. Panwas khawatir
sebelum hari H disinyalir ada sejumlah kelompok yang membagi-bagikan
uang pada masyarakat supaya memilih pasangan yang tertentu (money politic).
Wakil Ketua Panwas Kabupaten Bangkalan, H Rosiman mengatakan,
pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk mengantisipasi terjadinya money politic dalam pelaksanaan pilgub Jatim putaran kedua. Sebab, perbuatan semacam itu bisa menciderai demokrasi di Jatim.
“Kami tidak menginginkan hal itu terjadi. Makanya, kami sudah
membetuk tim khusus sebelum memasuki masa tenang,” ungkap Rosiman,
Minggu (2/11).
Ditanya daerah mana saja yang rawan terjadi money politic, ia
menyatakan semua daerah berpeluang ada, tidak di pelosok saja, tapi
daerah perkotaan juga dipastikan ada. Sehingga, setiap daerah
betul-betul diawasi untuk menghindari serangan fajar.
“Kami tidak mau kecolongan, baik di pelosok maupun daerah kota akan
kami jaga ketat. Bila melihat pada tahun-tahun sebelumnnya, praktik money politik justru terjadi di kota,” terangnya.
Rosiman menjelaskan, jika ada dari salah satu tim sukses
cagub-cawagub melakukan pelanggaran maka kasusnya akan dilimpahkan ke
kepolisian. Pasalnya, masuk dalam kategori tindakan pidana.
“Saya berharap kepada masing-masing tim sukses supaya bermain bersih. Jangan pernah lakukan money politic karena itu melanggar undang-undang yang berlaku,” pesannya.
Related Posts: