Toko Madura Online menyediakan kebutuhan makanan, produk, souvenir lain yang unik dari madura.
Toko Madura Online Juga menerima pesanan anda dan kami siap menyediakannya untuk anda.
Surabaya - Dari belasan stasiun televisi lokal yang mengudara di Jawa Timur hanya 1 yang telah mendapat Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo).
Sementara televisi yang selama ini sudah siaran hanya berbekal Rekomendasi Kelayakan (RK) dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) daerah. Padahal sesuai UU 32/2002 tentang Penyiaran Pasal 33 ayat 1, disebutkan bahwa sebelum menyelenggarakan kegiatan lembaga penyiaran diwajibkan memperoleh IPP.
IPP itu diberikan kepada stasiun Madura Channel milik PT Kaber Azeze Mediatel yang berada di Sumenep, Madura. Izin ini diputuskan Depkominfo melalui Forum Rapat Bersama (FRB) yang digelar di Jakarta, Rabu (10/12/2008). FRB itu memberikan IPP untuk 8 radio dan 1 televisi di Jatim.
“Berarti Madura Channel adalah televisi lokal pertama dan satu-satunya di Jatim yang sudah memiliki izin,” ungkap Fajar Arifianto, Ketua KPID Jatim saat ditemui detiksurabaya.com di kantornya, Jl Bandilan, Waru Sidoarjo, Rabu (17/12/2008).
Fajar yang mengakui juga mengikuti FRB itu menyatakan bahwa KPID Jatim mengajukan 41 penyelenggaraan penyiaran swasta yang telah mengantongi RK ke Depkominfo untuk mendapatkan IPP.
“Ada 24 radio dan 12 televisi lokal yang kita ajukan. Namun hanya 1 televisi dan 8 radio saja yang diputuskan mendapatkan IPP. Sementara sisanya menyusul dalam FRB berikutnya, kemungkinan awal tahun 2009,” terang dia yang didampingi anggota KPID lainnya dari bidang perizinan, Redi Panuju dan Syaifuddin Zuhri.
Ke-11 televisi lokal yang sudah mendapat RK namun belum mendapat IPP dari Depkominfo adalah Pas TV (Pasuruan), Surabaya TV, JTV, SBO, Space Toon (Televisi Anak), MH TV, MN TV, Arek TV, ND TV, Dhoho TV (Kediri) dan JM TV (Jember).
“Madura Channel siaran di frekuensi 44 UHF,” tambah Fajar. Di Jawa Timur sendiri, pantauan KPID terdapat 33 televisi dan 163 radio yang ada.
“Sebagian memang sudah punya RK dan banyak pula yang belum mengantongi,” katanya.(gik/gik)
sumber : http://surabaya.detik.com/read/2008/12/17/111543/1054983/466/madura-channel-tv-lokal-pertama-di-jatim-yang-berizin-siaran
Related Posts:
robed
said on Sunday, February 8, 2009, 20:18
Posted from
Indonesia
Mozilla Firefox 3.0.2 on
Windows XP
Using
yth pimpinan bag.pemancar didaerah karesidenan kediri sinyal tidak dapat ditangkap.trimakasih
Amirullah, ST, MT.
said on Tuesday, February 17, 2009, 12:59
Posted from
Indonesia
Mozilla Firefox 3.0.6 on
Windows XP
Using
Selamat atas peluncuran website http://www.kabarmadura.com.
Berkaitan dengan hal tsb sejumlah pertanyaan ingin saya ajukan. Kalau boleh tahu kapan website ini online dan pengelola (redaksi) website ini siapa saja?
Selain itu saya usul agar informasi pada website ini diupdate setiap hari. Tujuannya agar dimasa mendatang website ini dapat menjadi rujukan masyarakat madura khususnya di perantauan untuk mengakses berita-berita seputar Pulau Garam. Cara ini juga diharapkan mengundang para pemodal untuk memasang iklan di media ini.
Wassalam, Wr. Wb.
Amirullah, ST, MT.
Dosen FT Univ. Bhayangkara Surabaya,
Kelahiran Sampang-Madura
S1 T. Elektro Unibraw (lulus 2000)
S2 T. Elektro ITS (lulus 2008)
conan edogawa
said on Thursday, August 20, 2009, 9:50
Posted from
Indonesia
Mozilla Firefox 3.5 on
Windows XP
Using
maju terus madura?
conan
said on Friday, August 21, 2009, 15:05
Posted from
Indonesia
Mozilla Firefox 3.5.2 on
Windows XP
Using
maju terus MADURA?
MERDEKA
raden
said on Tuesday, June 8, 2010, 9:29
Posted from
Indonesia
Safari 531.0 on
Mac OS X
Using
selamat buat madura….