<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>KabarMadura.Com</title>
	<atom:link href="http://www.kabarmadura.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kabarmadura.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 09:02:29 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>TNI Siagakan Setengah Kekuatan Menjelang Idul Fitri</title>
		<link>http://www.kabarmadura.com/tni-siagakan-setengah-kekuatan-menjelang-idul-fitri.html</link>
		<comments>http://www.kabarmadura.com/tni-siagakan-setengah-kekuatan-menjelang-idul-fitri.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 09:02:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KabarMadura.Com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[blogger madura]]></category>

		<category><![CDATA[editorial kabarmadura.com]]></category>

		<category><![CDATA[kabar madura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:www.madurachannel.com://94ee2aa82793617c923e292a3ca8aa99</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;">Sampang</span>-150 Personil dari 300 Personil yang ada, telah di rencanakan untuk berjaga di Mabes Kodim 0828 Sampang, selama H-7 hingga H + 7 lebaran Idul Fitri 2010. Hal ini di sampaikan langsung oleh Dandim 0828 Letkol Armi Khoirul Hadi saat buka bersama antara TNI dengan sejumlah wartawan Sampang kamarin malam.Khoirul Hadi menjelaskan, setengah kekuatan dari seluruh anggota TNI Kodim 0828 Sampang yang telah di siagaakan tersebut, merupakan instruksi dari TNI pusat.Menurutnya, dalam hal menyambut Idul Fitri sendiri, pengamanan merupakan tanggung jawab pihak kepolisian dengan operasi ketupatnya, namun dalam hal ini TNI hanya akan mem-back up kepolisian.Dari 150 personil TNI yang telah disiapkan untuk standbye di pangkalan mabes TNI Kodim 0828 Sampang. Sedangkan 20 di antaranya akan di turunkan langsung ke setiap pos yang ada .</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kabarmadura.com/tni-siagakan-setengah-kekuatan-menjelang-idul-fitri.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mendekati Hari Raya Sidang Tilang Meningkat</title>
		<link>http://www.kabarmadura.com/mendekati-hari-raya-sidang-tilang-meningkat.html</link>
		<comments>http://www.kabarmadura.com/mendekati-hari-raya-sidang-tilang-meningkat.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 08:58:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KabarMadura.Com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[blogger madura]]></category>

		<category><![CDATA[editorial kabarmadura.com]]></category>

		<category><![CDATA[kabar madura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:www.madurachannel.com://ea83549b9305c59652d9b5c941db7f1e</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;">Sampang</span>-Kemarin ratusan pengguna kendaraan bermotor mendatangai Pengadilan Negeri Sampang guna mengikuti sidang tilang. Hakim pengadilan Sampang terpaksa menggunakan dua ruang sidang untuk melaksanakan sidang tilang. Sebab, pelanggaran yang disidang cukup banyak.Selain sidang tilang berlangsung di ruang sidang 1, sidang tilang  juga berlangsung di ruang sidang 2 yang tak kalah banyak dengan ruang sidang yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Riyono, salah seorang hakim mengatakan jumlah warga yang akan ikut sidang tilang kemarin, sebanyak 345 sidang lelang, dan sebagian besar pelanggar pengendara bermotor adalah tidak menghidupkan lampu di siang hari.Dari sejumlah pelanggar dan ikut sidang kemarin, sebagian besar terjerat pasal 293 ayat 3 undang-undang lalu-lintas nomor 22 A tahun 2009. Yang mana, sesuai aturan pengendara motor tidak menghidupkan lampu di siang hari di denda 100 ribu rupiah atau hukuman. Namun kemarin sejumlah pelanggar hanya di denda sebesar Rp 53.500 setiap pelanggar bermotor yang tidak menyalakan lampu siang hari.</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kabarmadura.com/mendekati-hari-raya-sidang-tilang-meningkat.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>UPT Diduga Pungut Dana Bgi Hasil Cukai</title>
		<link>http://www.kabarmadura.com/upt-diduga-pungut-dana-bgi-hasil-cukai.html</link>
		<comments>http://www.kabarmadura.com/upt-diduga-pungut-dana-bgi-hasil-cukai.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 08:53:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KabarMadura.Com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[blogger madura]]></category>

		<category><![CDATA[editorial kabarmadura.com]]></category>

		<category><![CDATA[kabar madura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:www.madurachannel.com://195a17701d6b1d30dfe9faa3a5328aa5</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;">Sumenep</span>-Bantauan dana bagi hasil cukai di kabupaten Sumenep,rupanya tidak berjalan secara mulus. Ahmad Fauzi, anggota DPRD Sumenep mengaku telah menerima pengaduan dari warga bahwa 6 kelompok tani di kecamatan Pragaan diminta pungutan liar sebesar 4 Juta Rupiah.Terkait dugaan adanya pungutan liar yang terjadi di kecamtan Pragaan tersebut, komisi B mengaku akan menindak lanjutinya. Dalam waktu dekat mereka berencana akan segera memanggil pihak dinas terkait.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu Bambang Heriyanto Kabid Perkebunan Dishutbun Sumenep, tidak dapat dikonfirmasi. Bahkan ketika didatangi ke kantornya, yang bersangkutan tidak ada ditempat. Saat beberapa wartawan mencoba menghubunginya melalui saluran telepon, yang bersangkutan tidak meresponnya.Seperti diberitakan,dana bagi hasil cukai di kabupaten Sumenep tahun 2010 mencapai 7,06 Milliar. Dana tersebut adalah untuk 100 kelompok tani yang ada di kabupaten Sumenep. Masing-masing memperoleh dana bagi hasil cukai tersebut sebesar 14 Juta Rupiah.</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kabarmadura.com/upt-diduga-pungut-dana-bgi-hasil-cukai.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Program Dishutbun Terancam Dicoret</title>
		<link>http://www.kabarmadura.com/program-dishutbun-terancam-dicoret.html</link>
		<comments>http://www.kabarmadura.com/program-dishutbun-terancam-dicoret.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 08:50:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KabarMadura.Com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[blogger madura]]></category>

		<category><![CDATA[editorial kabarmadura.com]]></category>

		<category><![CDATA[kabar madura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:www.madurachannel.com://953cadd09653205173faeda4be8b89eb</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><img src="http://www.madurachannel.com/images/stories/september2010/PROGRAM DISHUTBUN TERNACAM DICORET.mpg5.jpg" border="0" /></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;">Sumenep</span>-Tindakan oknum yang yang diduga melakukan pungutan dana bagi hasil cukai di kecamatan Paragaan terhadap para kelompok tani, disoroti keras komisi B DPRD Sumenep. Oknum telah melakukan pungli tersebut dianggap telah menciderai institusinya sendiri. Seharusnya pungutan dana bagi hasil cukai tidak dilakukan.Jika nanti adanya pungutan liar tersebut benar-benar terbukti, pihak komisi B DPRD Sumenep, mengaku tidak segan-segan untuk mencoret program-program strategis Dishutbun.Komisi B akan terus menelusuri dugaan pungutan liar ini. Menurut mereka, hingga kini sebagian bukti telah dikantongi oleh komisi B berupa rekaman audio visual dan bukti-bukti lainnya akan terus selidiki.</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kabarmadura.com/program-dishutbun-terancam-dicoret.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>PPK Bakal Polisikan Assifa</title>
		<link>http://www.kabarmadura.com/ppk-bakal-polisikan-assifa.html</link>
		<comments>http://www.kabarmadura.com/ppk-bakal-polisikan-assifa.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 08:47:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KabarMadura.Com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[blogger madura]]></category>

		<category><![CDATA[editorial kabarmadura.com]]></category>

		<category><![CDATA[kabar madura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:www.madurachannel.com://16eaf227667ab9b4ee72ec06e768a277</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><img src="http://www.madurachannel.com/images/stories/september2010/PPK BAKAL POLISIKAN ASSIFA.mpg4.jpg" border="0" /></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;">Sumenep</span>-Sebelumnya. Assifa menuding 11 PPK menerima sogokan dari salah satu Paslon. Tudingan ini terungkap dari kesaksian Assifa saat sidang sengketa Pemilukada di Mahkamah Konstitusi.PPK yang disebut menerima suap adalah PPK Lenteng,Guluk-Guluk,Dungkek, Kota Sumenep,Saronggi,Rubaru, Pragaan, Manding,Batang-Batang,Dasuk dan Ganding.Tim pemenangan Assifa Hady Eko Hariyanto mengungkapkan, nilai sogokan yang diberikan kepada masing-masing PPK variatif. Berkisar Rp 25 juta hingga Rp 27 juta per PPK. Bahkan, panitia pemungutan suara (PPS) juga mendapatkan bagian mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu.Ketua PPK Guluk-Guluk Muhri menyayangkan tuduhan Paslon nomor urut satu tersebut,menurutnya  tuduhan itu tidak mendasar dan tidak dapat dibenarkan.Sementara kuasa hukum Assifa, Ali Wahyudin As'ad,saat dihubungi menganggap biasa upaya PPK melaporkan kliennya ke polisi. Dan laporan tersebut bagi Assifa tidak ada persoalan.<br /> <br /></p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kabarmadura.com/ppk-bakal-polisikan-assifa.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Amankan Lebaran, Polres Sampang Siapkan Ratusan Personil</title>
		<link>http://www.kabarmadura.com/amankan-lebaran-polres-sampang-siapkan-ratusan-personil.html</link>
		<comments>http://www.kabarmadura.com/amankan-lebaran-polres-sampang-siapkan-ratusan-personil.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 07:58:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KabarMadura.Com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[blogger madura]]></category>

		<category><![CDATA[editorial kabarmadura.com]]></category>

		<category><![CDATA[kabar madura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:www.madurachannel.com://a9518d6e0c1121d8a0ea16341e75c5e4</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;">Sampang</span>-Mapolres Sampang menyiapkan 4 pos PAM Lebaran. Yang diantaranya terletak di Sampang Kota depan monumen Sampang, depan tempat wisata Camplong, simpang tiga kecamatan Jerengik dan simpang tiga kecamatan Ketapang.Pos pengamanan ini untuk memantau kondisi keamanan selama lebaran di kabupaten Sampang. Empat pos tersebut personil akan menjaga masyarakat dari tindakan kriminalitas yang tidak di inginkan, serta daerah rawan kecelakaan.</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kabarmadura.com/amankan-lebaran-polres-sampang-siapkan-ratusan-personil.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gara-Gara Petasan, Sebuah Rumah Terbakar</title>
		<link>http://www.kabarmadura.com/gara-gara-petasan-sebuah-rumah-terbakar.html</link>
		<comments>http://www.kabarmadura.com/gara-gara-petasan-sebuah-rumah-terbakar.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 18:40:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KabarMadura.Com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[info madura]]></category>

		<category><![CDATA[pulau madura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:www.pulau-madura.com://63cf52d90b09782a3f79c8ab4b34ee79</guid>
		<description><![CDATA[BANGKALAN, pulau-madura.com. Sebuah rumah di Jalan Sukun nomor 10, Perumnas Kamal, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jumat (3/9) sekitar pukul 12:00 wib, terbakar. Akibatnya, sebuah kamar kosong di lantai 2 hangus di lalap si jago merah.<br /><br />Rumah tersebut milik Abdul Aziz (37). Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta. Hingga kini, penyebab kebakaran masih diselidiki  petugas kepolisian setempat.<br /><br />Namun informasinya, penyebab kebakaran diduga karena petasan. Dimana sebelum peristiwa kebakaran terjadi, ada anak kecil bermain petasan di kamar kosong yang dibuat penyimpanan barang-barang itu.<br /><br />“Saat saya sholat duhur dapat dua rokaat, terdengar satu ledakan, terus terdengar dua ledakan lagi. Setelah solat, saya melihat asal ledakan itu di kamar atas, ternyata kobaran api sudah besar,” terang istri korban, Ghonimatus Sakdiyah (34).<br /><br />Kemudian, sambung Ghonimatus, ia langsung membawa putra dan putrinya yang sedang menonton televisi dibawa keluar rumah untuk diselamatkan jiwanya. Selanjutnya korban berteriak minta tolong.<br /><br />“Warga yang mendengar dan mengetahui kejadian ini, lansung memadamkan api dengan alat seadanya,” terang wanita berambut lurus ini.<br /><br />Menurut Ghonimatus, penyebab kebarakan tersebut diduga dari petasan. Sebab, sebelum peristiwa kebakaran terjadi, ada anak tetangga yang bermain petasan di kamar yang hangus terbakar.<br /><br />“Anak itu sering bermain disini, mas. Nah, tadi sedang bermain petasan sebelum akhirnya terjadi kebakaran. Dan kebakaran ini bukan disebabkan dari tabung gas atau kompor, karena kedua benda itu tidak terbakar,” paparnya.<br /><br />Api dapat dikendalikan, setelah 30 menit kemudian oleh warga setempat. Petugas pemadam kebarakan terlambat datang ke lokasi, sehingga mereka hanya melakukan pembasahan di lokasi supaya tidak merembet pada rumah yang lain.   <br /><br />Sementara itu, Kapolsek Kamal, AKP Edy, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Namun, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kasus kebakaran itu karena masih diselidiki.<br /><br />“Kami masih menyelidiki kasus kebakaran, sehingga belum bisa memastikan penyebab dari kebakaran tersebut. Kami akan memanggil pemilik rumah untuk dimintai keterangan,” terang Edy saat dikonfirmasi.<br />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kabarmadura.com/gara-gara-petasan-sebuah-rumah-terbakar.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pasien Diare Membludak Di Bulan Ramadhan</title>
		<link>http://www.kabarmadura.com/pasien-diare-membludak-di-bulan-ramadhan.html</link>
		<comments>http://www.kabarmadura.com/pasien-diare-membludak-di-bulan-ramadhan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 14:07:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KabarMadura.Com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[blogger madura]]></category>

		<category><![CDATA[editorial kabarmadura.com]]></category>

		<category><![CDATA[kabar madura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:www.madurachannel.com://9717dbeafa4b373e7de3860373d1180e</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><img src="http://www.madurachannel.com/images/stories/agustus2010/PASIEN DIARE MEMBLUDAK.mpg3.jpg" border="0" /></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;">Pamekasan</span>-Pasien diare di puskesmas pakong ini tiba-tiba saja membludak.  Beberapa diantaranya ada yang rela antre, padahal, keluarga pasien sudah mengetahui bahwa di puskesmas pakong sudah sesak dengan pasien, namun, pasien tetap ngotot untuk tetap dirawat di puskesmas tersebut.Kepala puskesmas pakong, Dr Nanang Suyanto mengatakan, penyebab diare karena faktor, makanan dan minuman yang tidak teratur,perubahan pola makan,dan lingkungan sangat mempengaruhi, memang berpotensi menimbulkan penyakit tipes dan diare.Pihaknya mengaku,ruang perawatan di puskesmas yang dipimpinnya diakui penuh pasien sejak hari ke 10 hingga 20 Ramadhan.Nanang menambahkan, penderita diare datang dari daerah tetangga, seperti, kecamatan Waru dan kecamatan Kadur, bahkan ada yang datang dari kabupaten Sumenep.</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kabarmadura.com/pasien-diare-membludak-di-bulan-ramadhan.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>77 CJH Gagal Berangkat</title>
		<link>http://www.kabarmadura.com/77-cjh-gagal-berangkat.html</link>
		<comments>http://www.kabarmadura.com/77-cjh-gagal-berangkat.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 13:56:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KabarMadura.Com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[blogger madura]]></category>

		<category><![CDATA[editorial kabarmadura.com]]></category>

		<category><![CDATA[kabar madura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:www.madurachannel.com://30943c2262d974b264c1647ec11aea61</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><img src="http://www.madurachannel.com/images/stories/agustus2010/77 CJH GAGAL BERANGKAT.mpg1.jpg" border="0" /></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;">Pamekasan</span>-Puluhan calon jamaah haji Pamekasan terancam gagal berangkat ke tanah suci. Sebab, para CJH belum menyelasaikan biaya ibadah haji.Sebelumnya terdapat 77 orang di antaranya terancam gagal di berangkatkan.  Pasalnya, dari jumlah tersebut belum melunasi biaya administrasi naik haji.Lutfi Gazali, selaku Kasi penyelenggara haji kantor kementrian agama kabupaten Pamekasan, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, ke 77 CJH itu akan di berangkatkan pada periode berikutnya yakni tahun 2011 mendatang. Namun hal itu juga di tegaskan, jika pelunasan biaya administrasi naik haji sudah di selesaikan.Lutfi menambahkan, jumlah jammah haji asal Pamekasan sebanyak 1.377 .</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kabarmadura.com/77-cjh-gagal-berangkat.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sejumlah Guru Ngaji Keluhkan Tunjangan</title>
		<link>http://www.kabarmadura.com/sejumlah-guru-ngaji-keluhkan-tunjangan.html</link>
		<comments>http://www.kabarmadura.com/sejumlah-guru-ngaji-keluhkan-tunjangan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 13:52:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KabarMadura.Com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[blogger madura]]></category>

		<category><![CDATA[editorial kabarmadura.com]]></category>

		<category><![CDATA[kabar madura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:www.madurachannel.com://fa4c384d2507b834f5007bd45b6462ad</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><img src="http://www.madurachannel.com/images/stories/agustus2010/SEJUMLAH GURU NGAJI KELUHKAN TUNJANGAN.mpg5.jpg" border="0" /></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;">Pamekasan</span>-Sejumlah guru   ngaji   dari 13  desa  di kecamatan  tlanakan   Pamekasan ini  terpaksa   antri  sampai berjam-jam  untuk mendapatkan  dana  tunjangan  di  kantor kecamatan tlanakan.Sebagian  dari  mereka  harus  berdesak-desakan  dengan  guru ngaji lainnya.Bahkan   menurut  salah seorang guru  ngaji   yang tidak  berkenan disebutkan namanya  mengaku, tunjangan kesejahteraan  tersebut kurang tepat sasaran. Sehingga, ke depan pemerintah bisa lebih selektif. Supaya, tidak ada kecemburuan diantara penerima tunjangan.</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kabarmadura.com/sejumlah-guru-ngaji-keluhkan-tunjangan.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
