Indonesian English Arabic
Saturday, 4 September 2010
Google
Web
kabarMadura
KabarMadura.Com » Pendidikan » Bagaimana Seharusnya Anak-anak Bersosialisasi

Bagaimana Seharusnya Anak-anak Bersosialisasi

Posted by kabarmadura On Saturday, 11 October 2008 19:24 WIB
This news item was posted in Pendidikan category and has 1 Comment so far.

Toko Madura Online menyediakan kebutuhan makanan, produk, souvenir lain yang unik dari madura.
Toko Madura Online Juga menerima pesanan anda dan kami siap menyediakannya untuk anda.

Bersosialisasi adalah fitrah manusia. Bahkan anak-anak yang masih belia sekalipun, akan menunjukkan ciri ini secara reflek. Lihatlah anak-anak kita saat dibawa ke sebuah pertemuan dan ada anak-anak lain di sana.

Meski baru pertama kali bertemu, mereka akan saling berinteraksi secara perlahan. Tentu saja bahasa sosialisasi mereka khas anak-anak. Bisa dengan berbagi makanan, berlarian, atau sekedar duduk atau bermain bersama. Percakapan biasanya akan bergulir setelah beberapa lama, tergantung karakter anak.

Terlepas dari semua itu, sosialisasi juga ternyata berdampak pada perkembangan anak-anak kita. Pengaruh yang paling terlihat adalah bahasa dan sikap. Saat anak-anak bergaul dengan teman-teman yang biasa berkata baik, bahasa mereka biasanya terbentuk menjadi baik. Namun bersiaplah saat anak-anak bergaul dengan teman yang biasa berkata kotor dan kasar, mereka pun berpotensi untuk terbiasa berkata-kata yang sama.

Memilihkan lingkungan sosial yang sehat adalah tugas berat bagi orang tua masa kini. Karakter dan bahasa negatif tersebar terlalu merata. Televisi, keluarga besar, tetangga, kampung, dan sekolah tak dijamin bebas dari bahasa negatif.

Film anak-anak pun tak ragu bercerita tentang perkelahian, perang, dan permusuhan. Kata-kata kasar dan sumpah serapah kerap berhamburan dari tokoh-tokoh jahatnya. Ya, pelajaran apa yang anak-anak tangkap dari film itu? Saya yakin hanya 10 persen saja mungkin hal positif dari film itu yang diserap anak-anak.

Sisanya, dan yang paling diingat, justru adalah bahasa dan karakter yang buruk. Belum lagi keluarga besar, tetangga, kampung, dan sekolah, semuanya juga berpotensi menanamkan saham pada anak-anak kita berupa bahasa dan perilaku negatif.

Sedih ya…
Setiap kali naik kendaraan umum atau berpapasan dengan anak-anak sekolah di jalanan, entah kenapa, bahasa yang saya dengar dari mereka begitu seragam, seperti halnya baju mereka. Nama-nama binatang berhamburan tanpa editor. Mereka tertawa dengan julukan-julukan hewani itu, sama sekali tak sadar nampaknya bahwa hal itu sangat menyedihkan. Siapa yang bisa disalahkan atas itu semua?

Saya melihat, golden age di tambah dengan masa pra baligh bagi orang Muslim, adalah masa penting pendidikan.

Menciptakan sinapsis-sinapsis (sambungan-sambungan neuron di otak) yang positif amat vital pengaruhnya pada perkembangan anak. Tapi, itulah kita, para orang tua yang juga masih butuh banyak belajar. Kita sering mengabaikan masa-masa itu. Kita biarkan anak-anak tumbuh tanpa memilihkan untuk mereka lingkungan yang positif dan menjauhkan mereka dari lingkungan yang negatif.

Di rumah-lah, di dalam naungan kasih sayang orang tua yang peduli, anak-anak seharusnya mendapat dasar-dasar pendidikan yang baik. Dalam keseimbangan antara kemerdekaan untuk kreatif dan nilai-nilai etika, orang tua memikul tanggung jawab besar ini.

Duh, beratnya jadi orang tua. Tak cukup hanya memberi anak-anak makanan bergizi atau berdoa dan berharap agar anak-anak berakhlak baik, sopan, dan banyak harapan baik lainnya. Kita juga harus banyak belajar untuk memberi teladan.

Bookmark and Share

Related Posts:

You can leave a response, or trackback from your own site.

One Comment to “Bagaimana Seharusnya Anak-anak Bersosialisasi

  1. 1

    fahmi
    said on Thursday, October 15, 2009, 12:46

    Posted from Indonesia Indonesia
    Using Safari Safari 532.0 on Mac OS Mac OS X

    artikel yg bagus semoga bermanfaat

Gravatar : You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar

Leave a Reply

Twitter Users
Enter your personal information in the form or sign in with your Twitter account by clicking the button below.


Comments links could be nofollow free
The Holy Qur'an :

© 2010 Media Informasi Wisata dan Komunitas Madura KabarMadura.Com | Media Informasi Wisata dan Komunitas Madura